Tafsir Hidaytul Insan - Ustadz Abu Yahya Marwan Hadidi bin Musa hafidzahullahu ta'ala
Tafsir Al-Baqarah (2) ayat 1-2
Tafsir Al-Baqarah (2) ayat 1-2
الٓمٓ
1. Alif Lām Mīm
Alif Laam Miim adalah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: Alif Laam Miim, Alif Laam Raa, Alif Laam Miim Shaad, dan sebagainya.
Di antara para mufassir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat.
Asy Sya’biy dan jamaah para ulama berkata, “Alif Lam Mim dan seluruh huruf hijaiyah di awal surat termasuk ayat-ayat mutasyabihat yang hanya Allah sendiri yang mengetahuinya. Ia termasuk rahasia Al Qur’an. Kita beriman dengan zhahirnya dan kita serahkan ilmu tentangnya kepada Allah Ta’ala. Faedah disebutkannya adalah agar kita mengimaninya.”
Abu Bakar Ash Shiddiq berkata, “Dalam setiap kitab ada rahasia, dan rahasia Allah dalam Al Qur’an terletak pada awal-awal surat (potongan huruf).”
Ada pula yang menafsirkan huruf-huruf itu. Golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, ada pula yang berpendapat, bahwa itu adalah sumpah yang dipakai Allah untuk bersumpah karena kemuliaannya, dan ada pula yang berpendapat, bahwa huruf-huruf itu untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. Jika mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, maka cobalah mereka buat yang semisal Al Quran itu.
Ada pula yang berpendapat, disebutkannya huruf-huruf ini di awal surat yang menyebutkannya untuk menjelaskan kemukjizatan Al Qur’an dan bahwa manusia tidak akan sanggup menyainginya, padahal ia hanya tersusun dari huruf-huruf potongan yang biasa mereka pakai dalam berbicara antar mereka. Quthrub, Al Mubarrad, Al Farra, dan para ulama lainnya menyatakan, bahwa huruf-huruf itu merupakan isyarat terhadap huruf-huruf hijaiyah yang Allah mengajarkannya kepada bangsa Arab saat Dia menantang mereka dengan Al Qur’an yang tersusun dari huruf-huruf yang biasa mereka gunakan untuk berbicara agar kelemahan mereka menyaingi Al Qur’an tampak lebih jelas sehingga menjadi hujjah atas mereka; karena huruf-huruf itu tidak lepas dalam pembicaraan mereka.”
Menurut sebagian ulama, bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para pendengar agar memperhatikan Al Quran itu. Yang demikian adalah karena kaum musyrik tidak mau mendengarkan Al Qur’an, maka dengan disebutkan potongan-potongan huruf itu yang maknanya asing bagi mereka, membuat mereka penasaran dan akhirnya mau mendengarkan ayat selanjutnya yang merupakan intinya.
Syaikh As Sa'diy berpendapat, bahwa yang lebih selamat adalah diam tidak mencaricari maksudnya, yang pasti Allah Ta'ala tidaklah menurunkan begitu saja tanpa ada hikmah di balik itu hanya saja kita tidak mengetahui. Wallahu a'lam.
Imam Al Qurthubi berkata, "Para ahli tafsir berselisih tentang huruf-huruf yang berada di awal-awal surat.
Amir Asy Sya'biy, Sufyan Ats Tsauriy dan Jama'ah ahli hadits berkata, "Ia adalah rahasia Allah dalam Al Qur'an, dan Allah memiliki rahasia di setiap kitab-Nya, ia termasuk ayat-ayat mutasyabihat yang hanya Allah saja mengetahuinya, ia tidak mesti dibicarakan, akan tetapi kita mengimaninya dan
membacanya sebagaimana telah datang (disebutkan)."
Wallahu 'alam
Sumber EBook Tafsir Al Qur'an Minnatur Rahman (Pelengkap Tafsir Hidayatul Insan)